April 24, 2006

Kupu-Kupu & Kepompong

Seseorang menemukan dan mengamati sebuah kepompong dimana terdapat sebuah lubang kecil dan muncul seekor calon kupu-kupu. Dia duduk tertegun mengamati proses perjuangan kupu-kupu yang berusaha keluar melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya kupu-kupu itu kelelahan dan telah berusaha sekuat tenaga namun benar-benar nampak kesulitan untuk bergerak lebih jauh lagi.

Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya, dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya, tapi dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayapnya mengkerut. Orang tersebut masih mengamatinya karena dia berharap beberapa saat lagi sayap-sayap itu akan mekar sehingga mampu menopang tubuhnya, berkembang dan terbang. Tapi sayang, apa yang diharapkannya tak pernah terjadi.

Pada kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya dengan merangkak di sekitar tempat itu dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari maksud baik dan ketergesa-gesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil itu adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari dalam tubuh kupu-kupu itu mengalir ke sayap-sayapnya sedemikian rupa sehingga dia akan siap terbang begitu dia keluar dari kepompong tersebut.

www.groups.yahoo.com/group/bijaksana

No comments: